“ Selamat datang Ramadhan “ Bulan yang penuh pengampunan telah datang mari kita sambut dengan suka cita tanpa ada keluhan, 11 bulan telah kita lewati dengan kesibukan dan rutinitas duniawi telah kita jalani banyak hal-hal yang membuat kita alpa mengngingat NYA, sekarang merupakan momen terbaik memperbaiki diri beramal maksimal, berdo’a dan terus berdo’a menyesali atas kesalahan kita masa lampau karna keberkatan dan apunan itu akan lebih dibulan ini.
Penghulu dari bulan lainnya, Puasa di jadikan wajib ( untuk orang-orang yang beriman ), terdapat satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan juga sejarah Islam mencatat Nuzulul Quran, perang Badar. Futuh Makkah, dan Umar menaklukan Palestina terjadi pada bulan ramadhan.
Marhaban ya Ramadhan, marhaban sendiri berasal dari RAHB yang memiliki makna lapang atau luas, marhaban selalu digambarkan dengan suasana bahagia ketika kita menanti atau menyambut kehadiran baik tamu mapun bayi yang baru dilahirkan.
Mari kita isi ramadhan dengan baik dan tidak terlalu berkelebihan Misalnya, jika kita bangun malam jam 3, jangan dari jam 1 kita sudah bangun. Akhirnya begitu selesai ramadhan, kita butuh istirahat panjang, baru pada malam kedua kita sudah kesiangan.
Kalau Para sahabat memanfaatkan Ramadhan sebagai bulan infak, bulan peningkatan kegiatan dakwah, bulan kegiatan komunikasi, bulan membangun keluarga sakinah. Itu yang dilakukan oleh para sabahat. Jadi terus menerus membina diri, atau sebagai bulan tarbiyah.
Insya Allah kita kembali Fitrah. Amin…


